Untuk memperoleh kebaikan

140113  

Dengan yang baik untuk memperoleh kebaikan.

 

 

Bismi ‘l-lahi ‘r-rahmani ‘r-rahiem.

 

 

Allah SwT berfirman:

 

HAI RASUL-RASUL, MAKANLAH DARI MAKANAN YANG BAIK-BAIK, DAN KERJAKANLAH AMAL YANG SALEH…” (Surah al-Mu’minun [23] ayat 51)

 

Sekalipun ayat di atas lafadznya mengarah ke para Rasul, namun itu juga berlaku bagi para pengikut Rasul. Mufassir al-Maraghi menyebutkan bhwa ayat itu harus difahami seakan Allah SwT berfirman: “Wahai kaum muslimin di seluruh dunia, makanlah dari makanan yang halal, bersih, dan lurus; kerjakanlah amalan yang shalih. Makanan yang halal adalah yang tidak mengandung kedurhakaan terhadap Allah; yang bersih ialah yang tidak mengandung perkara yang melupakan Allah; yang lurus ialah yang menahan nafsu dan memelihara akal”.

 

Dalam kaitan dengan ayat ini ada hadits yang diriwayatkan oleh Muslim, Tirmidzi, dan lain-lain, bersumber dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah saw bersabda:

 

Wahai manusia, sesungguhnya Allah Ta’ala itu Maha Baik, Dia tidak menerima selain yang baik-baik; dan sesungguhnya Allah Ta’ala ttelah memerintahkan kepada orang-orang berimman apa yang telah Dia perintahkan kepada para Rasul. Dia berfirman:

 

HAI RASUL-RASUL, MAKANLAH DARI MAKANAN YANG BAIK-BAIK, DAN KERJAKANLAH AMAL YANG SHALEH. SESUNGGUHNYA AKU MAHA MENGETAHUI APA YANG KAMU KERJAKAN.” (Surah al-Mu’minun [23] ayat 51) ”,

 

dan Dia berfirman:

 

HAI ORANG-ORANG YANG BERIMAN, MAKANLAH DI ANTARA REZEKI YANG BAIK-BAIK YANG KAMI BERIKAN KEPADAMU DAN BERSYUKURLAH KEPADA ALLAH, JIKA BENAR-BENAR HANYA KEPADANYA KAMU MENYEMBAH.” (Surah al-Baqarah [2] ayat 172)

 

Kemudian beliau menceritakan adanya seorang lelaki yang banyak mengadakan perjalanan, rambutnya kusut dan penuh debu, makanannya haram, minumannya haram, pakaiannya haram, dan diberi makan dari yang haram, kemudian dia mengulurkan tangannya ke langit sambil menyeru (berdoa): “Ya Tuhanku, ya Tuhanku,…”. Rasulullah mengakhiri ceritanya dengan menyebutkan: “Bagaimana mungkin doanya akan terkabul?”

 

Sejalan dengan itu Rasulullah dengan tegas menolak ketika ada shahabat yang mengusulkan agar budak-budak yang cantik dilacurkan saja agar dapat diperoleh uang guna pembeayaan anak-anak yatim.

 

Di ayat 51 surat al-Mu’minun itu didahulukannya perintah untuk memakan makanan yang halal atas perintah mengerjakan amal shalih menunjukkan bahwa “amal shalih” tidak akan diterima jika tidak didahului dengan memakan makanan yang halal.

 

Dalam hadits shahih lainnya ada pula disebutkan bahwa Rasulullah menyatakan: “Daging manapun yang tumbuh dari makanan yang haram, maka neraka adalah yang lebih pantas untuk tempatnya”

 

Di akhir ayat 51 Surah al-Mu’minun [23] itu Allah menyampaikan peringatanNya (warning) agar manusia cermat, tidak lalai, bahwa apapun yang dilakukannya tidak luput dari amatan Allah dengan menyebutkan:

 

...SESUNGGUHNYA AKU MAHA MENGETAHUI APA YANG KAMU KERJAKAN.”

 

Semoga kita dapat dengan segala cara selalu menjaga diri dan keluarga dari peluang masuk neraka; semoga dengan ini barakah Allah akan banyak terlimpahkan kepada bangsa kita.

 

Wa ‘l-Lahu a’lamu bi ‘sh-shawwab.

 

 

 

==============================

 

SAW. = shalla ‘l-Lahu ‘alaihi wa sallam (Semoga shalawat Allah dan salamNya terlimpahkan pada Rasulullah Muhammad).

 

SWT. = subhanahu wa ta-‘ala (Yang Maha Suci lagi Maha Tinggi kedudukanNya).

 

 

 

 

*** Kutipan ayat-ayat diperoleh dari penelusuran menggunakan software sederhana: “Indeks Terjemah Qur’an”.

 

========================================

 

 

 

 

 

Assalamu ‘alaikum wr. wb.

 

 

 

Semoga sedikit uraian di atas bermanfaat.

 

Sebarkanlah pelita hikmah ini dengan mem-forward-nya. Untuk menerima ataupun membuka posting lainnya kirim e-mail ke pelita-hikmah-subscribe@yahoogroups.com. Jika Anda punya ataupun ingin kajian masalah tertentu untuk pegangan hidup silakan hubungi saya.

 

Wassalam,

H.R.M. Tauhid-al-Amien, dr., MSc., DipHPEd., AIF., AIFO.

e-mail: tauhidhw@gmail.com

 

Jalan Kendangsari Lebar 48 Surabaya INDONESIA 60292 

0 Responses to “Untuk memperoleh kebaikan”



  1. Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s





%d blogger menyukai ini: