Jika lingkungan mengancam

130924

Jika lingkungan mengancam.

Bismi ‘l-lahi ‘r-rahmani ‘r-rahiem.

 

Kenyataan di lingkungan di sekitar kita kadang-kadang membuat kita sepertinya tak dapat berbuat apa-apa; permasalahan yang ada demikian besarnya: kemungkaran. Permasalahan yang besar ini tidak boleh dibiarkan jika kita tidak ingin munculnya permasalahan yang lebih besar lagi, yang oleh Allah SwT kita telah diingatkan dengan firmanNya:

 

WASPADALAH TERHADAP MUNCULNYA BENCANA UMUM, YANG TIDAK HANYA DITIMPAKAN ATAS MEREKA YANG BERBUAT ANIAYA DARI KALIAN ITU SAJA..” (QS al-Anfal [8]: 25)

 

 

Lalu apa yang harus kita lakukan? Sebenarnya Allah juga sudah memberi petunjuk kepada kita dalam menghadapi permasalahan-permasalahan, apalagi jika permasalahan itu besar:

 

BEKERJASAMALAH DALAM URUSAN KEBAIKAN DAN TAQWA, JANGANLAH BEKERJA SAMA DALAM PERBUATAN DOSA ATAUPUN PERMUSUHAN” (QS al-Maidah [5]:2)

 

Kerja sama memerlukan kesefahaman, yang harus diawali dengan saling kenal untuk saling percaya. Di sinilah antara lain pentingnya silaturakhim.

 

Untuk efektifnya suatu kerja sama diperlukan pimpinan yang dapat diturut, yang punya keberanian dari wewenang yang dimilikinya untuk berbuat, sebagaimana diisyaratkan oleh Rasulullah SaW dalam sabdanya:

 

Siapapun yang melihat kemungkaran di sekelilingnya, haruslah dia mengatasinya dengan tangan kekuasaannya. Kalau tak sanggup untuk ini, maka dengan bicaranya (dengan mulutnya ataupun dengan tulisannya.) Kalau untuk yang begini juga tak sanggup, maka hendaklah dengan hatinya (baca: semangat dan doanya); hanya saja yang ini merupakan pertanda selemah-lemahnya iman” (HSR Ahmad, Muslim, Arba’in)

 

Mencegah kemungkaran memang “tidak mudah” banyak risikonya, apalagi jika kemungkaran itu sudah merebak luas dan pelakunya merupakan kelompok yang “penguasa” yang tidak kecil lagi; di sinilah mudah kita fahami bahwa mereka yang punya kekuasaan karena jabatannya berpeluang untuk lebih mudah untuk menjalankan pencegahan kemungkaran. Adapun yang lebih mudah atau kecil risikonya adalah jika hanya sekedar ber-”amar ma’ruf”. Namun perlu juga digarisbawahi bahwa pejuang yang ber-”nahi munkar” itu jika sampai terbunuh dia tergolong yang mati syahid!

 

Bagaimanapun juga amar ma’ruf nahi munkar harus kita lakukan seawal mungkin, jangan sampai terlambat, sebagaimana Rasulullah telah mengingatkan kita dengan sabdanya:

 

Pilih, kalian melakukan amar ma’ruf nahi munkar, ataukah Allah akan membiarkan musuh-musuh kalian menguasai kalian, yang kemudiannya kalaupun orang-orang baik kalian memohon bantuan kepada Allah tidaklah dikabulkan lagi”.(HHR Thabrani)

 

Semoga kita masih mampu untuk berbuat untuk ber-”amar ma’ruf, nahi munkar” sehingga kita dan anak-cucu terselamatkan dari keadaan yang tidak kita inginkan.

 

Wa ‘l-Lahu a’lamu bi ‘sh-shawwab.

 

 

 

==============================

 

SAW. = shalla ‘l-Lahu ‘alaihi wa sallam (Semoga shalawat Allah dan salamNya terlimpahkan pada Rasulullah Muhammad).

 

SWT. = subhanahu wa ta-‘ala (Yang Maha Suci lagi Maha Tinggi kedudukanNya).

 

 

 

 

*** Kutipan ayat-ayat diperoleh dari penelusuran menggunakan software sederhana: “Indeks Terjemah Qur’an”.

 

========================================

 

 

 

 

 

Assalamu ‘alaikum wr. wb.

 

 

 

Semoga sedikit uraian di atas bermanfaat.

 

Sebarkanlah pelita hikmah ini dengan forward langsung ataupun dengan mengajak bergabung JOIN di URL http://groups.yahoo.com/group/pelita-hikmah/.

Jika Anda punya ataupun ingin kajian masalah tertentu untuk pegangan hidup silakan hubungi saya.

 

Wassalam,

dr. H.R.M. Tauhid-al-Amien, MSc., DipHPEd., AIF., AIFO.

e-mail: tauhidhw@gmail.com

 

Jalan Kendangsari Lebar 48 Surabaya INDONESIA 60292

 

0 Responses to “Jika lingkungan mengancam”



  1. Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s





%d blogger menyukai ini: