Menampilkan akhlaq mulia

130413

Menampilkan akhlaq mulia.

 

Bismi l-lahi r-rahmani r-rahiem.

Tugas utama Rasulullah Muhammad saw. adalah menyempurnakan keutamaan akhlaq. Ini meliputi antara lain memberi perlakuan yang baik kepada semua makhluq, misalnya tak boleh ada sifat takabur ataupun sombong. Harus ditegakkan keadilan, persaudaraan, tolong menolong untuk kebajikan, menyampaikan hak kepada pemiliknya, dan adanya toleransi yang penuh dalam segala hal yang menyangkut kemashlahatan secara perseorangan maupun bermasyarakat. Rasulullah Muhammad saw adalah contoh yang paling utama. Rasulullah adalah orang yang terbaik dalam bermu’amalah maupun bergaul. Beliau adalah orang yang penuh kasih sayang terhadap semua orang, dan sangat mencintai kaum muslimin.

 

SESUNGGUHNYA TELAH ADA PADA (DIRI) RASULULLAH ITU SURI-TELADAN YANG YANG BAIK BAGIMU (YAITU) BAGI ORANG-ORANG YANG MENGHARAP (RAHMAT) ALLAH DAN (KEDATANGAN) HARI KIAMAT, DAN DIA BANYAK MENYEBUT ALLAH. (Surah al-Ahzab [33] ayat 21)

 

Oleh karena itulah Allah SwT telah memerintahkan kita agar mengikuti jejak, hidayah, dan sunnah Rasulillah, agar dapat memperoleh kemenangan dan meraih kebahagiaan. Dengan cara itu akan sempurnalah amal perbuatan kita, mencapai kehidupan surga dan terselamatkan dari siksa neraka Sa’ir.

 

Dengan memperhatikan hal itu, seharusnyalah kita menjadi orang yang lemah-lembut, penuh kasih sayang, berakhlaq mulia, berlaku baik dalam bergaul dan bermu’amalah. Seharusnyalah kita menjauhkan dri dari dosa dan dari perbuatan tercela semisal mengurangi takaran dan timbangan, curang dalam segala seginya, mengurangi hak orang lain, mempersulit orang, memeras, menipu, mencuri, korupsi, berzina, mengkonsumsi yang haram, ataupun lainnya.

 

 

Semoga kita dapat melaksanakan semua itu walau dalam segala keterbatasan kita, berbelas kasihan kepada sesama, menolong sejauh kita mampu dengan harta, potensi, ataupun kedudukan; menebarkan salam, saling cinta-mencintai maupun saling menasihati karena Allah, sehingga terbentuklah masyarakat Islam yang tergambarkan seibarat bangunan kokoh, yang komponen satu dan lainnya saling mengikat, saling menunjang.

 

Wa l-Lahu a’lamu bi sh-shawwab

 

 

 

==============================

 

SAW. = shalla ‘l-Lahu ‘alaihi wa sallam (Semoga shalawat Allah dan salamNya terlimpahkan pada Rasulullah Muhammad).

 

SWT. = subhanahu wa ta-‘ala (Yang Maha Suci lagi Maha Tinggi kedudukanNya).

 

 

 

 

*** Kutipan ayat-ayat diperoleh dari penelusuran menggunakan software sederhana: “Indeks Terjemah Qur’an”.

 

========================================

 

 

 

 

 

Assalamu ‘alaikum wr. wb.

 

 

 

Semoga sedikit uraian di atas bermanfaat.

 

Sebarkanlah pelita hikmah ini dengan forward langsung ataupun dengan mengajak bergabung JOIN di URL http://groups.yahoo.com/group/pelita-hikmah/.

Jika Anda punya ataupun ingin kajian masalah tertentu untuk pegangan hidup silakan hubungi saya.

 

Wassalam,

dr. H.R.M. Tauhid-al-Amien, MSc., DipHPEd., AIF., AIFO

e-mail: tauhidHW@gmail.com

 

Jalan Kendangsari Lebar 48 Surabaya    INDONESIA    60292

 

0 Responses to “Menampilkan akhlaq mulia”



  1. Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s





%d blogger menyukai ini: