Syirik, perusak amal

130125  Syirik perusak nilai amal.

Bismi l-lahi r-rahmani r-rahiem.

 

Tidak sedikit kita melihat orang yang banyak melakukan kebaikan atau amal-amal yang kita ketahui sebagai perbuatan orang-orang yang terkenal sebagai orang-orang baik. Namun pada kesempatan lain orang itu terlihat melakukan hal-hal yang memberi kesan bahwa orang itu mungkin bukan orang baik. Mungkin kita jadi tidak mudah menjawab pertanyaan: “Benarkah orang itu orang baik?” Memang hal ini sulit, bahkan mungkin tak pernah terjawab oleh kita; malaikat pun dapat tak mampu memberi kepastian. Namun Allah SwT tak mungkin terkecoh, semisal bahwa orang itu ternyata tergolongkan ke kelompok orang-orang dzalim, karena melakukan dosa yang tak berampun, yaitu kemusyrikan.

 

SESUNGGUHNYA ALLAH  TIDAK AKAN MENGAMPUNI  DOSA  SYIRIK; DIA MENGAMPUNI SEGALA DOSA YANG SELAIN DARI (SYIRIK) ITU BAGI SIAPA YANG DIKEHENDAKINYA. BARANG SIAPA YANG MEMPERSEKUTUKAN ALLAH, MAKA SUNGGUH IA TELAH BERBUAT DOSA YANG BESAR.(Surah an-Nisa’ [4] ayat 48)

 

Kemusyrikan akan menghilangkan nilai pahala amal; amal hanya akan diterima Allah jika amal itu ditujukan secara ikhlas untuk mendapatkan keridhaan Allah, bersih dari syirik yang khaffiy (terselubung) ataupun yang jalliy (nyata, jelas). Rasulullah Muhammad saw. antara lain menyebutkan:

 

Barang siapa beramal untuk didengar orang, niscaya Allah akan memperdengarkannya (menjadikan orang mendengarnya). Dan barang siapa berbuat dengan riya’ (agar dilihat orang), niscaya Allah akan memperlihatkannya (menjadikan orang melihatnya sejalan dengan upayanya) (HR Bukhari dan Muslim).

 

 

... “BARANG SIAPA MENGHARAP PERJUMPAAN DENGAN TUHANNYA MAKA HENDAKLAH IA MENGERJAKAN AMAL YANG SALEH; DAN DALAM BERIBADAT KEPADA TUHANNYA JANGANLAH IA MEMPERSEKUTUKAN SESUATUPUN “. (Surah al-Kahfi [18] ayat 110)

 

Oleh karena itu barang siapa ingin mendapat banyak pahala dari ketaatannya kepada Allah, maka dia perlu mengikhlaskan bahwa segala perbuatannya hanya kepada Allah saja, kebaktiannya kepada Allah, pendekatan dirinya kepada Allah, yang merupakan hakikat mengesakan Allah secara rububiyah (penyembahannya), dan dia tidak pula mempersekutukan sesuatupun dengan Allah. Lebih jauh perlu kita fahami bahwa mempersekutukan Allah itu dapat dalam bentuk nyata (jalliy), yaitu bahwa  selain menyembah Allah seseorang juga “menyembah” yang lain (termasuk meminta pertolongan kepadanya) yang dianggapnya “punya kekuatan gaib”, yang berupa benda mati (misalnya gunung, keris, permata) ataupun benda hidup (misalnya pohon, hewan, dukun, “kyai”); mempersekutukan Allah itu dapat juga dalam bentuk khaffiy (terselubung, tak mudah tampak). Seseorang berbuat dengan riya’(agar dilihat orang) ataupun dengan sum’ah (agar didengar orang) yang merupakan bentuk sasaran atau tuntutan dunia; keduanya itu merupakan contoh bentuk syririk tersembunyi (khaffiy), yang juga berakibat bahwa amal itu tidak diterima oleh Allah, tidak memperoleh  nilai pahala akhirat.

 

 

Semoga kita dapat menangkap bimbingan Allah untuk dapat tulus dalam beramal, memperoleh keridhaan Allah.

 

 

Wa ‘l-Lahu a’lamu bi ‘sh-shawwab.

 

 

 

==============================

 

SAW. = shalla ‘l-Lahu ‘alaihi wa sallam (Semoga shalawat Allah dan salamNya terlimpahkan pada Rasulullah Muhammad).

 

SWT. = subhanahu wa ta-‘ala (Yang Maha Suci lagi Maha Tinggi kedudukanNya).

 

 

 

 

*** Kutipan ayat-ayat diperoleh dari penelusuran menggunakan software sederhana: “Indeks Terjemah Qur’an”.

 

========================================

 

 

 

 

 

Assalamu ‘alaikum wr. wb.

Semoga sedikit uraian di atas bermanfaat.

Sebarkanlah pelita hikmah ini dengan forward langsung ataupun dengan mengajak bergabung JOIN di URL http://groups.yahoo.com/group/pelita-hikmah/.

Jika Anda punya ataupun ingin kajian masalah tertentu untuk pegangan hidup silakan hubungi saya.

 

Wassalam,

dr. H.R.M. Tauhid-al-Amien, MSc., DipHPEd., AIF., AIFO.

e-mail: tauhidhw@gmail.com

 

Jalan Kendangsari Lebar 48 Surabaya    INDONESIA    60292

 

0 Responses to “Syirik, perusak amal”



  1. Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s





%d blogger menyukai ini: