Arah kiblat shalat.

ARAH KIBLAT SHALAT

Cara yang “mudah” untuk berdiri shalat biasanya adalah dengan menentukan dulu kira-kira arah barat-timur lalu mengarahkan hadap berdiri sedikit ke utara; tidak jarang orang hanya mengarah ke barat begitu saja.
Untuk yang bermaksud lebih menepatkan arah kiblat shalatnya, ada dua kesempatan terbaik, yaitu ketika matahari tepat di atas Ka’bah. Pada kedua saat itu jika orang menghadap ke arah matahari berarti dia telah menghadap tepat ke arah ka’bah. Saat seperti itu adalah tanggal 28 Mei 2014 jam 16:17 dan tanggal 16 Juli 2014 jam 16:26.

Bagi yang punya GPS sewaktu-waktu dia dapat “memperoleh” petunjuk arah ke Mekah, di manapun dia berada di bumi ini. Di Indonesia bagi yang punya kompas, dia dapat mengarahkan hadapnya ke barat, sedikit ke utara (sekitar 20-25 derajat dari arah barat, tergantung tempat dia berada; ada daftarnya). Masalahnya ialah kadang-kadang arah utara-selatan kompas agak menyimpang karena adanya pengaruh medan magnet kuat di disekitarnya, semisal akibat banyaknya kerangka besi beton, besi yang tertanam, jaringan listrik tegangan tinggi, dinamo besar, motor listrik, di samping bahwa kutub magnet bumi juga mengalami “sedikit” bergeser (perhatikan arah kompas di dalam mobil sebelum dan sesudah mesin dihidupkan).
Jika ingin sedikit lebih pasti, menentukan arah timur-barat ini dapat dibantu dengan mengadakan “percobaan” kecil:
Tancapkan kokoh sebuah tongkat sepanjang 1 m atau lebih, lalu lihat bayangan titik ujungnya pada sekitar jam 9 pagi beri tanda B pada titik ini, dan juga pada jam 3 sore, beri tanda T pada titik ini. Garis antara kedua titik itu adalah arah timur-barat. Dari titik T (timur) itu tariklah satu garis ke arah barat, sepanjang 100,00 cm, tandai titik ini dengan X. Dari titik X ini tariklah garis XY ke arah utara, dengan sudut siku (90 derajat). ARAH GARIS T-Y INI ADALAH ARAH KIBLAT. Panjang XY ini tertentu untuk masing-masing kota, ada daftarnya (dalam cm); misalnya:

Bandung 47,03

Banjarmasin 42,16

Denpasar 43,98
Gunungkidul 45,99

Jakarta  46,93

Jambi  45,07
Jayapura 40,71
Manado 39,12

Maros  41,28
Malang 44,98
Mataram 43,56
Makassar 41,38

Medan  41,93

Pontianak 41,92

Poso  40,09
Purwosari 44,81
Surabaya 44,58

Sorong 39,19

Wajo  40,80

We, Pulau  40,36
Yogyakarta 46,02

*Jika memerlukan ukuran XY untuk kota lain, tanyalah ke Kantor Kementerian Agama, KUA, ataupun DMI (Dewan Msjid Indonesia) setempat. Boleh juga menghubungi saya dengan alamat e-mail tauhidhw@gmail.com; tuliskan nama kota Anda.

0 Responses to “Arah kiblat shalat.”



  1. Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s





%d blogger menyukai ini: