Bina kesatuan lewat kata sopan.

120618   Bina kesatuan lewat kata sopan.

 

Bismi l-lahi r-rahmani r-rahiem.

ir

DAN KATAKANLAH KEPADA HAMBA-HAMBAKU HENDAKLAH MEREKA MENGUCAPKAN PERKATAAN YANG LEBIH BAIK (BENAR). SESUNGGUHNYA SYAITAN ITU MENIMBULKAN PERSELISIHAN DI ANTARA MEREKA….” (Surah al-Isra’ [17] ayat 53)

 

Dari rangkaian ayat-ayat sebelumnya, ayat di atas menunjukkan bahwa terhadap orang-orang kafir maupun musyrik yang membantah ajaran Allah SwT lewat para RasululNya agar menyikapinya dengan pembicaraan atau dialog yang lemah lembut, jangan menggunakan kata-kata yang kasar kepada mereka, janganlah mengecam, jangan mencela mereka dengan kata-kata yang menyakitkan hati. Kata-kata yang baik akan menarik hati, tidak mengundang permusuhan, menjadikan orang cenderung puas, sebagaimana juga yang telah digunakan oleh para pemberi nasihat (advisor) ataupun bimbingan (konselor).

 

Namun sayangnya banyak dari kita yang melupakan ayat ini sehingga justru terhadap “keluarga sendiri” tidak jarang keluar kata-kata yang menyakitkan hati ataupun bahkan sudah menjadikan si pembicara “kafir” karena telah menyebut, menganggap, atau menuduh lawan bicaranya yang muslim sebagai “kafir”.

 

Sejalan dengan itu kita juga dapat melihat bimbingan Allah dalam berdakwah (menyeru):

 

SERULAH  (MANUSIA)  KEPADA JALAN TUHANMU DENGAN HIKMAH  DAN  PELAJARAN YANG BAIK DAN BANTAHLAH MEREKA DENGAN CARA YANG BAIK. SESUNGGUHNYA TUHANMU DIALAH YANG LEBIH MENGETAHUI TENTANG SIAPA YANG TERSESAT  DARI JALANNYA DAN DIALAH YANG LEBIH MENGETAHUI ORANG-ORANG YANG MENDAPAT PETUNJUK. (Surah an-Nahl [16] ayat 125)

 

 

DAN JANGANLAH KAMU BERDEBAT DENGAN AHLI KITAB, MELAINKAN DENGAN CARA YANG PALING BAIK, KECUALI DENGAN ORANG-ORANG ZALIM DI ANTARA MEREKA, DAN KATAKANLAH: “KAMI TELAH BERIMAN KEPADA (KITAB-KITAB) YANG DITURUNKAN KEPADA KAMI DAN YANG DITURUNKAN KEPADAMU; TUHAN KAMI DAN TUHANMU ADALAH SATU; DAN KAMI HANYA KEPADANYA BERSERAH DIRI”. (Surah al-‘Ankabut [29] ayat 46)

 

Orang-orang yang berkata kasar ataupun melecehkan seseorang ataupun kaum, mereka itu telah terpengaruhi oleh syaithan yang memang selalu berusaha merusak hubungan antar manusia, sesama  mukmin ataupun dengan kaum musyrik maupun kafir. Syaithan menghendaki terjadinya kerusuhan dari perkataan-perkataan yang tidak mengenakkan di antara mereka itu, agar kemudiannya nanti muncul permusuhan.

 

… SESUNGGUHNYA SYAITAN ITU MENIMBULKAN PERSELISIHAN DI ANTARA MEREKA. SESUNGGUHNYA SYAITAN ITU ADALAH MUSUH YANG NYATA BAGI MANUSIA. (Surah al-Isra’ [17] ayat 53)

 

Lebih rinci Rasulullah Muhammad saw juga mengingatkan:

 

Jangalah sekali-kali di antara kamu ada yang mengacungkan senjata kepada saudaranya, karena kalau-kalau syaithan membuat kerusakan lewat tangannya sehingga dia terjerumus ke dalam jurang neraka.

 

Lebih jauh untuk sesama muslim Rasulullah mengatakan:

 

Orang muslim itu saudara muslim lainnya. Ia tidak boleh menganiayanya dan tak boleh mengabaikannya...” (HR Ahmad dari Abu Hurairah.)

 

Semogalah masing-masing kita sebagai “orang awam” ataupun pimpinan mampu menjaga lidah dan sikap sehingga kesatuan muslim dalam bernegara kian terjaga, dan tidak justru muncul musuh-musuh baru.

Wa l-Lahu a’lamu bi sh-shawwab

 

 

 

==============================

 

SAW. = shalla ‘l-Lahu ‘alaihi wa sallam (Semoga shalawat Allah dan salamNya terlimpahkan pada Rasulullah Muhammad).

 

SWT. = subhanahu wa ta-‘ala (Yang Maha Suci lagi Maha Tinggi kedudukanNya).

 

 

 

 

*** Kutipan ayat-ayat diperoleh dari penelusuran menggunakan software sederhana: “Indeks Terjemah Qur’an”.

 

========================================

 

 

 

 

 

Assalamu ‘alaikum wr. wb.

 

 

 

Semoga sedikit uraian di atas bermanfaat.

 

Sebarkanlah pelita hikmah ini dengan forward langsung ataupun dengan mengajak bergabung JOIN di URL http://groups.yahoo.com/group/pelita-hikmah/.

Jika Anda punya ataupun ingin kajian masalah tertentu untuk pegangan hidup silakan hubungi saya.

 

Wassalam,

dr. H.R.M. Tauhid-al-Amien, MSc., DipHPEd., AIF.

e-mail: tauhidhw@gmail.com

 

Jalan Kendangsari Lebar 48 Surabaya    INDONESIA    60292

 

 

0 Responses to “Bina kesatuan lewat kata sopan.”



  1. Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s





%d blogger menyukai ini: