Kesempatan yang untuk dimanfaatkan.

120303  Kesempatan yang untuk dimanfaatkan.

 

Bismi l-lahi r-rahmani r-rahiem.

 

Jika kita melihat adanya orang-orang melakukan kesalahan besar ataupun kecil, yang sepertinya tidak terjangkau hukum, maka kita perlu memahaminya sebagai salah satu bentuk kasih sayang Allah SwT. Itu bukannya Allah luput mengamati, mengabaikan perbuatan mereka, tetapi Allah masih memberi peluang kepada mereka itu untuk menyadari kesalahannya lalu mau bertaubat. Sebenarnya Allah menangguhkan penyiksaan terhadap mereka itu, tidak langsung menghukum seketika, karena Allah dengan kasih sayangNya masih memberi kesempatan buat mereka berbenah diri, bertaubat, untuk dimaafkan.

 

JIKALAU ALLAH MENGHUKUM MANUSIA KARENA KEZALIMANNYA, NISCAYA TIDAK AKAN TERSISA DI MUKA BUMI SESUATUPUN DARI MAKHLUK YANG MELATA; TETAPI ALLAH MENANGGUHKAN MEREKA SAMPAI KEPADA WAKTU YANG DITENTUKAN. MAKA APABILA TELAH TIBA WAKTU (YANG DITENTUKAN) BAGI MEREKA, TIDAKLAH MEREKA DAPAT MENGUNDURKANNYA BARANG SESAATPUN DAN TIDAK (PULA DAPAT)MENDAHULUKANNYA. (Surah an-Nahl [16] ayat 61)

 

Tidak jarang mereka itu malahan membual, berbangga diri dengan berdusta, menganggap bahwa dari semua apa telah mereka lakukan itu justru dirinyalah yang akan mendapat nilai baik sesudah matinya, mendapat kehidupan surga. Allah menggambarkan tindakan mereka itu:

 

DAN MEREKA MENETAPKAN (KESALAHAN) PADA ALLAH APA YANG MEREKA SENDIRI MEMBENCINYA. LIDAH MEREKA MENGUCAPKAN KEDUSTAAN, YAITU BAHWA SESUNGGUHNYA MEREKALAH YANG AKAN MENDAPAT KEBAIKAN. TIADALAH DIRAGUKAN BAHWA NERAKALAH BAGI MEREKA, DAN SESUNGGUHNYA MEREKA SEGERA DIMASUKKAN (KE DALAMNYA).(Surah an-Nahl [16] ayat 62)

 

Orang-orang jahat itu merupakan orang-orang yang tersalah langkah dalam memilih pemimpinnya; mereka kurang jeli atau tidak menggunakan akalnya dengan baik, sehingga tertipu oleh ulah syaithan yang selalu menampakkan yang buruk itu sebagai yang baik. Allah menyebutkan ulah mereka yang terpengaruh syaithan itu:

 

DEMI ALLAH, SESUNGGUHNYA KAMI TELAH MENGUTUS RASUL-RASUL KAMI KEPADA UMAT-UMAT SEBELUM KAMU (MUHAMMAD), TETAPI SYAITAN MENJADIKAN UMAT-UMAT ITU MEMANDANG BAIK PERBUATAN MEREKA (YANG BURUK), MAKA SYAITAN MENJADI PEMIMPIN MEREKA DI HARI ITU DAN BAGI MEREKA AZAB YANG SANGAT PEDIH.(Surah an-Nahl [16] ayat 63)

 

Jika pelanggaran-pelanggaran mereka itu tetap dilakukan ataupun bahkan lebih parah, ada peluang bahwa mereka itu akan dihukum Allah dengan siksa yang berupa malapetaka besar. Hukuman yang keras ini bukanlah hanya akan menimpa mereka yang berbuat kesalahan itu saja, tetapi juga akan menimpa orang-orang lain di sekitarnya meskipun ada yang orang baiknya.

 

Cukup banyak contoh di sekitar kita munculnya berbagai macam keadaan sebagai akibat buruk dari pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan oleh orang-orang yang aniaya, yang melakukan kemungkaran. Banjir yang merupakan salah satu akibat dari penggundulan hutan telah menimbulkan banyak akibat muruk yang juga menimpa orang maupun anak-anak di berbagai pondok pesantren; bagi mereka yang durhaka peristiwa itu adalah hukuman, sedangkan bagi orang-orang baik itu adalah ujian. Sebenarnya kita telah diingatkan Allah dalam firmanNya:

 

DAN JAGALAH DIRIMU DARI SIKSAAN YANG TIDAK KHUSUS MENIMPA ORANG-ORANG YANG ZALIM SAJA DI ANTARA KAMU. DAN KETAHUILAH BAHWA ALLAH AMAT KERAS SIKSAANNYA. (Surah al-Anfal [8] ayat 25)

 

Bagaimana menjaga diri itu? Bantulah mereka yang berbuat salah itu dengan mengingatkannya ataupun mencegahnya dari berbuat aniaya. Semoga kita berhasil.

 

Wa l-Lahu a’lamu bi sh-shawwab

 

 

 

==============================

 

SAW. = shalla ‘l-Lahu ‘alaihi wa sallam (Semoga shalawat Allah dan salamNya terlimpahkan pada Rasulullah Muhammad).

 

SWT. = subhanahu wa ta-‘ala (Yang Maha Suci lagi Maha Tinggi kedudukanNya).

 

 

 

 

*** Kutipan ayat-ayat diperoleh dari penelusuran menggunakan software sederhana: “Indeks Terjemah Qur’an”.

 

========================================

 

 

 

 

 

Assalamu ‘alaikum wr. wb.

Semoga sedikit uraian di atas bermanfaat. Sebarkanlah pelita hikmah ini dengan forward langsung ataupun dengan mengajak bergabung JOIN di URL http://groups.yahoo.com/group/pelita-hikmah.

Jika Anda punya ataupun ingin kajian masalah tertentu untuk pegangan hidup silakan hubungi saya.

 Wassalam,

dr. H.R.M. Tauhid-al-Amien, MSc., DipHPEd., AIF.

e-mail: tauhidhw@gmail.com

 

Jalan Kendangsari Lebar 48 Surabaya INDONESIA 60292

 

 

 

***

Manfaatkan artikel-artikel (Bhs. Inggris) di http://www.readbud.com/?ref=6137952 ; Anda dapat mengoleksi dollar dari membacanya.

 

0 Responses to “Kesempatan yang untuk dimanfaatkan.”



  1. Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s





%d blogger menyukai ini: