Arsip untuk Desember, 2011

Information for sale

Bacalah artikel-artikel SINGKAT  yang menarik berbahasa Inggris di http://www.readbud.com/?ref=6137952  ;
dengan itu Anda juga dapat mengoleksi dollar.

 

 

Information for sale

in eBooks

Every day millions of people worldwide search for answers to certain questions, search for various information that will help them make their lives better. It is the same need as the need for food. It means that if there is such a need, a person will satisfy it once it becomes possible. If you can answer some questions or know how to improve people’s lives, why not take money for it? Actually, what is money? It is a form of gratitude from people for something useful they acquired. Once you do something useful for people – get gratitude in return.

What will people pay money for? For getting all the necessary information and answers to their questions here and now. They will not have to spend time on searching – everything they need will be offered in one information file. That is why when you create an information product, you should keep in mind that since a person uses a product, he or she must get all answers to all questions the solution for which the product offers.
It will be better if the product is focused on answering some big question. For example, «how to lose extra weight?», «how to feel confident in any situation?», «how to achieve your goals?», «how to become a leader?», «how to find or create your own business?», «how to start your business on the Internet?», «how to write a book?» etc. Of course, you should write about what you understand, what you are successful in and what you are interested in. So, when you choose a subject you are going to write about, take your own abilities and interests as a basis. Otherwise the reader will feel that the author is not competent and the product will most probably be a failure.

How to turn information into a commercial product? Of course, it is better to make all information in the form of an electronic book. In this case, a book is nothing, but a metaphor. It can be either a set of text pages with pictures or an interactive course with questionnaires and tests. For the potential buyer not to be afraid of cheating and to have no doubts about what he is paying money for, it is better to let him read a couple of chapters from the book for free, but ask him to pay for the rest of the book. Free chapters should help the reader in his question at once because it is by these chapters that the buyer will determine how useful the book is and consequently whether it is worth buying. As a result, it will be only one file available to be downloaded for free from the website. And you will only have to attract visitors who will download the book and pay for the registration key and access to the entire contents of the book. And remember about statistics: a satisfied client will on average recommend the product to seven other people, while an unsatisfied client will recommend that they not use it.

So, we get the following system:
– a visitor visits a website.
– the website describes questions/problems and explains that the solution is in the book that can be downloaded for evaluation free of charge
– the visitor downloads the book and looks through its free part
– the reader finds the book useful and makes a purchase

So, we need the following for the system to function:
– the website should attract the visitor and help him download the book
– the free part of the book should start solving the problem and involve the reader into the solution process to continue which he will have to pay money

It is recommended to create commercial books with the program eBook Maestro PRO. It has a lot of advantages. First, it creates books right out of HTML pages. Second, the final book is a standalone application that does not require any additional programs. Third, the program can set limitations for unregistered users. Forth, it supports the system of online activation that prevents registration keys from being distributed. Fifth, it protects information from being stolen and modified. Sixth, it allows you to customize any part of the book interface the way you want it. And much more.

Good luck to you and lots of sales!

Notes:
Free Trial version of EBook Maestro PRO can be downloaded from: http://www.ebookmaestro.com

You may freely publish this article «as is» on any other resources provided that no modifications are made in it.

About the Author
Dave Smith is a successful infopreneur and a big fan of eBook Compiler tools.

Iklan

Budi daya gaharu

Budi Daya Gaharu

HRM Tauhid-al-Amien

 

Gaharu sudah lama dikenal dalam budaya manusia. Semula gaharu diperoleh dari tanaman yang tumbuh di alam bebas (baca: hutan). Di alam hutan kurang dari 20% “pohon gaharu” yang menghasilkan gubal. Tuntutan yang kian banyak mengkhawatirkan punahnya pohon penghasil gaharu ini; dunia pun membatasi pembalakan pohon gaharu ini. Orang pun melakukan budi daya produksi gaharu. Gubal pada hakikatnya adalah zat resin fitoaleksin (zat macam inilah yang menimbulkan bau!) untuk mempertahankan diri dari pengaruh buruk yang mengenai pohon itu, semisal masuknya kuman yang berupa jamur, pukulan, tekanan oleh paku yang ditancapkan ke pohon itu.

 

Keharuman gaharu diperoleh dari hasil yang berupa gubal (dengan klasifikasi super,super AB, sabah super, kelas C), kemedangan (dengan klasifikasi tanggung A, Sabah I, tanggung AB, Tanggung C, Kemedangan I, kemedangan II, kemedangan III) ataupun yang disebut abu (cincangan “buangan” yang masih mengeluarkan aroma gaharu). Masing-masingnya itu dengan harga yang berbeda, yang tak ada pedoman baku harganya.

 

Budi daya gaharu adalah secara sengaja merangsang pohon dengan memasukkan “kuman” (misalnya satu jenis jamur fusarium) ke dalam pohon gaharu itu; tindakan ini disebut inokulasi. Pengaruh macam inokulan terhadap macam pohon satu dan lainnya tidak selalu sama. Oleh karena itulah “pengalaman” perlu; maka muncullah orang-orang yang menjual jasa inokulasi ini.

 

Ada lebih dari 27 spesies pohon penghasil gaharu dengan berbagai macam produk dan kwalitasnya; yang termasuk paling banyak dibudidayakan adalah Aquilaria malaccensis.

 

 

Budi daya:

Pohon gaharu dapat ditanam ditanah dengan ketinggian 0-1500 m di atas permukaan laut dengan kelembaban 80 % dan curah hujan 1200-1500 mm. Pada dasarnya gaharu ditanam dengan jarak tanam 2m X 2 m. Karena bibit gaharu dalam tumbuhnya sampai umur sekitar 2 th perlu naungan, maka dianjurkan penanaman dilakukan dengan tumpangsari, misalnya dengan kakao, pinang, ataupun lainnya. Untuk ini gaharu perlu ditanam dengan jarak yang sedikit lebih besar menjadi  2,5 m x 2,5 m. Jika tanpa naungan maka dari 3000 pohon yang ditanam tinggal 1000 yang masih dapat bertahan hidup setelah dua tahun, sedangkan yang ditanam dengan pohon penaung kematian pohon gaharu setelah 5 tahun ”hanya” 500 dari 1000 pohon yang ditanam di lahan seluas 3 ha.

 

Inokulasi dapat dilakukan ketika pohon sudah mencapai    diameter 10 cm dengan ketinggian sekitar 3-4 m, pada umur sekitar 3 tahun. Ini dilakukan dengan membuat banyak lubang di pohon menggunakan bor dengan diameter 5 mm; satu pohon dapat dibor 250 sampai sekitar 2000 titik untuk diberi “kuman” perangsang munculnya gubal. Lebih dari 50 macam “kuman” yang dikenal dapat memicu munculnya gubal.

 

Hasil.

Seberapa banyak “gaharu” yang dihasilkan dari satu pohon dipengaruhi oleh macam dan umur pohon, serta macam “kuman” yang dimasukkan ke dalam lubang pengeboran itu, serta lama “kuman” itu di dalam pohon. Sekitar 2 tahun setelah inokulasi dapat dihasilkan  gubal sebanyak 1 kg atau lebih yang laku idjual dengan harga  5-15 juta per kilogram. Jika kurang beruntung, pohon yang sudah setinggi 25 m dengan diameter sebesar 40 cm (umur 30 tahun) hanya menghasilkan 2 kg kemedangan (harga 1 juta per kg) pada 2 tahun setelah diinokulasi.

Yang benar-benar belum beruntung adalah yang pohonnya ternyata sakit sampai mati setelah mendapat inokulasi; mungkin “kuman” yang diberikan terlalu kuat ataupun pohon sudah sakit sebelum inokulasi.

 

Bibit.

Cukup banyak perusahaan yang menjual bibit pohon gaharu jenis-jenis tertentu yang dianggap punya prospek bagus, dengan harga Rp. 25 – 50 ribu per pohon setinggi sekitar 50 cm. Mereka itu juga bekerja sama dengan orang-orang yang “ahli” dalam melakukan inokulasi, dengan pola bagi hasil ataupun pembayaran di depan.

 

 

Catatan:

Untuk penelusuran lebih lanjut, silakan baca majalah Trubus, No. 470 Januari 2009, halaman 10- 28, ataupun jika ingin lebih luas lagi cari di internet dengan key word: Trubus, gaharu