Membuat Bom Biji.

Ketika kita melakukan perjalanan atau penjelajahan, kadang kita melihat area yang “tidak bertanaman”. Di tempat-tempat yang gersang seperti ini mungkin kita ingin menghijaukannya, tetapi merasa kesulitan memulainya kalau harus mengolah tanahnya terlebih dulu. Untuk menghadapi hal ini, kita dapat “beradu untung” dengan menggunakan Bom Biji. (Bernilai sadaqah! Rasulullah SAW menyebutkan bahwa dari tanaman yang dimakan hewan, diambil/dicuri orang itu semua merupakan sadaqah bagi orang yang menanamnya.). Ada baiknya jika kita memulai dengan memilih macam tanaman apa yang diharapkan tumbuh berdasarkan keinginan sendiri; kitapun dapat juga bertanya kepada orang-orang di sekitar daerah itu. Untuk menyebarkan benih yang diharapkan tumbuh itu kadang-kadang terkendala oleh waktu (harus cepat-cepat) menanam, ataupun kesulitaaan untuk menjangkau tempat tanamnya (di seberang parit, di balik rumpun atau rerumputan). Untuk memudahkan penyebaran benih tanaman ini dapat dilakukan dengan membentuknya terlebih dahulu menjadi BOM. Dalam bentuk ini benih dapat kita letakkan di tempat yang semula sulit terjangkau. Bom ini dapat kita lemparkan begitu saja ataupun dengan bantuan ketapil; selanjutnya terserah pada Allah.

1. Pilih dulu benih yang bagus dari tanaman yang diinginkan itu; benih harus “berisi” dan dalam keadaan kering.

2. Sediakan sejumlah kecil pupuk atau kompos untuk memberi peluang agar nantinya benih lebih mudah tumbuh.

3. Ambil tanah liat yang agak basah, bentuk menjadi bulatan sebesar kelereng ataupun lebih besar, lalu tipiskan menjadi setebal 0,5 cm, tekan bagian tengahnya sehingga terbentuk ceruk.

4. Isilah ceruk dengan beberapa butir benih (tidak perlu sama jenis maupun besarnya) tambahi dengan sedikit pupuk.

5. Tutup ceruk dengan menangkupkan mulut ceruk; jika perlu tambahkan sedikit tanah liat lagi, haluskan permukaannya. Upayakan agar dinding bom benar-benar rapat, kedap udara agar isinya tak “tercium” oleh semut.

6. Taruh bom benih ini di tempat teduh agar kering oleh hembusan angin. Dalam bentuk kering, bom ini dapat disimpan berbulan-bulan lamanya, menunggu musim penghujan.

Untuk sekali perjalanan tidak akan keseulitan untuk membawa sekitar 15 butir bom biji. Dengan terbungkus tanah liat itu biji tak akan dimakan oleh semut, burung, ataupun hewan lainnya. Harapannya jika terkena hujan tanah liat itu akan “hancur” lalu bijinya terpapar dan tumbuh di situ ataupun sekitarnya (jika terbawa air). Jika ingin gambaran pembuatan bom ini lebih jauh, silakan kunjungi juga “http://www.instructables.com/id/How-to-Make-a-Seed-Bomb/”; ini bukan bagaimana membuat ranjau darat.

Semoga berhasil.

0 Responses to “Membuat Bom Biji.”



  1. Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s





%d blogger menyukai ini: