Menentukan pilihan untuk memimpin.

Menentukan pilihan untuk memimpin.

 

  

Bismi l-lahi r-rahmani r-rahiem.

 

 

Ketika kita memilih seseorang untuk mewakili keperluan kita, sama halnya dengan memilih seseorang untuk mengurusi keperluan kita, tidak berbeda dengan menyerahkan pengarahan kepadanya tentang apa yang perlu kita lakukan, dengan kata lain bahwa pemilihan seperti itu sama dengan pemilihan pimpinan, pelindung, ataupun lainnya yang semakna. Oleh karena itulah kita perlu merenungkan kembali apa yang kepada kita sudah dibimbingkan Allah SWT, misalnya:

 

 

“HAI ORANG-ORANG YANG BERIMAN, JANGANLAH KAMU MENGAMBIL MUSUHKU DAN MUSUHMU  MENJADI PEMIMPIN, TEMAN SETIA,..” (Surah al-Mumtahannah [60] ayat 1)

 

Salah satu dari yang dihindarkan dari pertemanan ini antara lain pembocoran rahasia, seperti yang disebut Allah:

 

“..KAMU MEMBERITAHUKAN SECARA RAHASIA KEPADA MEREKA, KARENA RASA KASIH SAYANG ..” (Surah al-Mumtahannah [60] ayat 1)

 

Bahkan Allah SWT juga melarang kita memilih hanya berdasar kekerabatan atau kedekatan kalaulah orang itu masih cenderung ke pelanggaran,kerusakan, ataupun lainnya yang merupakan bentuk kekafiran atas ketentuan Allah.

 

“HAI ORANG-ORANG YANG BERIMAN, JANGANLAH KAMU JADIKAN BAPAK-BAPAK DAN  SAUDARA-SAUDARAMU MENJADI PEMIMPIN(MU), JIKA MEREKA LEBIH MENGUTAMAKAN KEKAFIRAN ATAS KEIMANAN. DAN SIAPA DI ANTARA KAMU YANG MENJADIKAN MEREKA PEMIMPIN, MAKA MEREKA ITULAH ORANG-ORANG YANG ZALIM.” (Surah at-Taubah [9] ayat 23)

 

 

Untuk keselamtan diri dari hukuman Allah, maupun kebaikan kehidupan bersama dalam bermasyarakat, kita perhatikan benarlah apa yang juga diingatkan Allah:

 

“HAI ORANG-ORANG YANG BERIMAN, JANGANLAH KAMU MENGAMBIL ORANG-ORANG  YAHUDI DAN NASRANI (YANG BUKAN ORANG MUKMIN!) MENJADI WAKIL ATAU PEMIMPINMU; SEBAGIAN MEREKA ADALAH PEMIMPIN BAGI SEBAGIAN YANG LAIN. BARANG SIAPA DI ANTARA KAMU MENGAMBIL MEREKA MENJADI WALI, MAKA SESUNGGUHNYA ORANG ITU TERMASUK GOLONGAN MEREKA…” (Surah al-Maidah [5] ayat 51)

 

 

Mari kita tanamkan kesungguhan kita untuk hanya memilih calon-calon yang beriman kokoh dalam pemilihan di negara yang demokratis ini; jangan biarkan orang-orang yang memusuhi Allah maupun memusuhi kita berkuasa.

 

“DAN ORANG-ORANG YANG BERIMAN, LELAKI DAN PEREMPUAN, SEBAGIAN MEREKA   (ADALAH)  MENJADI PENOLONG BAGI SEBAGIAN YANG LAIN. MEREKA  MENYURUH (MENGERJAKAN) YANG MAKRUF, MENCEGAH DARI YANG MUNGKAR, MENDIRIKAN SEMBAHYANG, MENUNAIKAN ZAKAT, DAN MEREKA TAAT KEPADA ALLAH DAN RASULNYA….” (Surah at-Taubah [9] ayat 71)

 

 

Wa l-Lahu a’lamu bi sh-shawwab

 

0 Responses to “Menentukan pilihan untuk memimpin.”



  1. Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s





%d blogger menyukai ini: